
Jika menilik laporan dari Asia Times beberapa waktu lalu, Indonesia adalah pasar Blackberry terbesar ke-empat di dunia setelah Amerika, Kanada dan Inggris, karena itu sangat wajar rasanya jika para operator seluler di Indonesia berusaha untuk saling berebut pasar di ranah ini.
Indosat, satu-satunya operator pertama di Indonesia yang mengeluarkan layanan Blackberry Internet kian menawarkan layanan menarik, setelah beberapa waktu lalu mengeluarkan layanan BIS Lite dengan hanya biaya berlangganan Rp. 55,000 untuk 30 hari, kini Indosat mengeluarkan layanan BIS harian dengan biaya Rp. 6.600 per hari.
Tarif ini sudah termasuk PPN dan jika melihat sekilas, sepertinya tarif ini lebih mahal dari tarif BIS harian yang dikeluarkan oleh operator lain, namun harga ini rasanya cukup kompetitif mengingat layanan Blackberry Indosat memang sangat stabil, terlebih ketika Indosat telah menambah kapasitas bandwithnya menjadi 100 Mbps beberapa waktu lalu.[Q]
FeedBerry