
Baru-baru ini pengguna smartphone Danger Sidekick merasa dirugikan oleh T-Mobile selaku penyelenggara layanan tersebut, pasalnya Microsoft sebagai perusahaan back-end yang berada dibalik system yang membidani layanan tersebut telah gagal memback-up semua data pelanggan ketika akan melakukan update terhadap system mereka. Otomatis semua data-data yang dimiliki oleh pelangggan yang terkait dengan server seperti file multimedia, daftar kontak, kalender dan daftar tugas ikut raib.
Disini kami tidak akan membahas bagaimana Microsoft atau T-Mobile sebagai operator dan penyelenggara tersebut gagal dalam melayani pelanggannya, sebuah sistem sebagus apapun selalu memiliki kelemahan dan karena itu tidak ada system yang benar0benar 100% aman, saya hanya melihat bahwa saat ini semua orang telah menjadikan ponsel bukan sekedar alat komunikasi dan informasi saja, namun juga telah menjadikan ponsel, smartphone atau apapun namanya menjadi alat penyimpan data.
Bukan hanya foto-foto atau file multimedia, namun juga data-data sensitif yang mungkin bisa diibaratkan sebagai data yang menentukan hidup dan mati ada dalam sebuah ponsel yang tentu sangat rentan, ya rentan terhadap kerusakan, kehilangan dan kerusakan data bahkan pencurian.
Memang beralasan kenapa sebagian orang lebih memilihponsel sebagai tempat menyimpan data-data sensitif mereka, karena mereka berfikir bahwa ponsel adalah sebuah perangkat personal yang hanya diakses oleh dirinya sendiri, kedua karena ponsel selalu dibawa bersam pemiliknya, sehingga jika penggunanya menginginkan data yang diperlukan dengan segara mereka cukup mebuka ponselnya kapan-pun dimana pun.
Menyimpan data diponsel, smartphone atau PDA tidak lah salah, mengingat peralatan tersebut memang memungkinkan untuk menyimpan data-data tersebut, hal yang harus kita lakukan jika kita ingin menyimpan data dalam smartphone atau perangkat-perangkat tadi adalah mem-backup nya, inilah yang sering terlupakan oleh kebanyakan pengguna.
Saat ini ada beberapa aplikasi pihak ketiga yang dapat memenuhi kebutuhan ini, untuk beberapa ponsel pintar seperti Nokia, Palm, Windows Mobile, Blackberry, iPhone dan Android bahkan telah dilengkapi aplikasi untuk memenuhi kebutuhan ini yang disertakan dalam CD yang ada pada paket penjualan mereka. Blackberry Desktop Manager, Palm Desktop, iTunes iSync, Nokia PC Suite atau apalah namanya, akan membantu kita untuk memback-up dan mensinkronisasikan data-data diponsel dengan komputer dekstop yang kita miliki, mulai dari daftar kontak, kalender, task, catatan dan file multimedia lainnya.
Bagaimana jika kita tidak memiliki komputer pribadi di rumah atau dikantor? jangan khawatir karena saat ini beberapa situs di Internet telah memiliki layanan backup data bagi pengguna ponsel dan smartphone, mulai dari yang gratisan hingga berbayar. Salah satu yang menyediakan layanan Backup gratisan adalah Google dengan layanan Google Sync.
Untuk menggunakan Google Sync kita hanya perlu akses dengan akun GMail yang telah kita miliki, jika kita belum memilikinya kita dapat mendaftar secara gratis. Google Sync bekerja dengan hampir semua perangkat ponsel populer yang ada saat ini. Saya sendiri menggunakan layanan ini untuk membackup daftar kontak dan kalender pada Blackberry dan belakangan membantuteman untuk menggunakan layanan Google Sync ini pada ponsel Nokia-nya.
Kelebihan Google Sync selain aplikasi ini bersifat gratis, data-data kita akan disimpan di server mereka sehingga ketika kita berganti ponsel kita dapat melakukan sinkronisasi ulang untuk daftar kontak dan kalender yang pernah kita buat di ponsel sebelumnya dan memindahkan kedalam ponsel yang baru dengan mudah tanpa kita harus memasukkan ulang satu per satu dan tanpa membutuhkan perangkat komputer sedikitpun. Proses sinkronisasi ini juga dapat dilakukan secara otomatis sehingga kita tidak harus melakukannya secara manual walaupun opsi manual juga disediakan.
So..tunggu apalagi, segeralah back-up data-data di ponsel sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. [Q]
FeedBerry