Sony Ericsson perbaiki masalah pada Satio dan Aino

Posted by on Dec 9th, 2009 and filed under Gadget, Smartphones. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

sony-ericsson-aino

Beberapa waktu lalu, kami pernah mengabarkan adanya masalah software pada produk Sony Ericsson Aino dan Satio, masalah yang timbul pada kedua ponsel layar sentuh besutan Sony Ericsson tersebut berada pada system fitur layar sentuh di kedua ponsel tersebut.

Baru-baru ini Sony Ericsson telah memperbaiki masalah tersebut dan pengguna dapat melakukan perbaikan sendiri melalui update di Internet, toko ritail Phones4u bahkan telah kembali merekomendasikan dan menjual kedua perangkat ini.

Pihak Sony Ericsson Inggris dan Irlandia bahkan hari ini telah mengumumkan bahwa software terbaru telah siap untuk diunduh guna mengatasi masalah tersebut, para pengguna dapat mengunduhnya di situs http://www.sonyericsson.com/update.

Dengan update tersebut, pengguna tidak saja memperbaiki masalah yang sebelumnya timbul, namun juga akan menambah kecepatan respon dari ponsel tersebut dan penggunaan baterai yang lebih irit. Pihak Sony Ericcsson sendiri telah mengkonfirmasi perangkat lunak versi baru ini untuk memperbaiki masalah yang ada dan ini juga telah disetujui oleh operator seluler di Inggris.

Pihak Phone4U juga telah kembali menjual dan mempromosikan kedua ponsel ini, Scott Hooton selaku direktur pemasaran Phones4U mengatakan bahwa sejak 4 Desember 2009 lalu, pihaknya telah kembali menjual ponsel tersebut dan saham Sony Ericsson telah kembali menyala setelah sebelumnya redup menyusul isu software ini.

Akhirnya, Sony Ericsson dapat berharap untuk meraih marjin lebih besar melalui kedua ponsel layar sentuh ini di akhir tahun dan selama musim liburan tahun 2009 ini.

Leave a Reply

*


Performance Optimization WordPress Plugins by W3 EDGE
Log in / Feedberry.com

The names RIM and BlackBerry are registered Trademarks of Research in Motion Limited. feedberry.com is in No Way Affiliated with Research in Motion Limited.