Android telah datang dan bagi sebagian orang sistem operasi ini didapuk sebagai ponsel “pembunuh iPhone (iPhone Killer”. Dan tampaknya bahwa ekosistem Android telah semakin populer terlebih dengan kehadiran ponsel Samsung Galaxy S II. Dan itulah mengapa LG kini telah bersusah payah untuk merebut tahta di ranah ponsel Android dan hingga saat ini LG memang telah membayang-bayangi kesuksesan Samsung di dunia Android.
Jika kita ingat pada tahun lalu, LG ingin menjadi produsen pertama dengan sebuah smartphone yang memiliki prosesor dual core Tegra 2 di pasaran. Sayangnya, mereka harus memotong beberapa sudut untuk melakukan itu. Mereka tidak punya waktu untuk menempatkan Android 2.3 pada Optimus 2X dan juga datang dengan beberapa bug. Namun LG kini telah menjadi pesaing ketat Samsung dan bisa saja kursi kepemimpinan yang kini dikuasai Samsung direbut oleh LG.
Belakangan dikabarkan bahwa LG telah membuat ponsel yang ditujukan akan menjadi pesaing ponsel Samsung Galaxy S II, ponsel buatan LG ini diberinama LG LU6200, namun kami yakin bahwa pada saat peluncurannya nanti nama ponsel ini akan berubah dengan nama yang lebih ramah untuk telinga pengguna ketimbang penggunaan nama dengan kode angka seperti ini.
Yang menarik adalah bahwa ponsel ini akan memiliki layar dengan teknologi Ah-IPS dengan resolusi HD. Untuk lebih jelasnya, silahkan menilik spesifikasi singkat ponsel LG tersebut dibawah ini :
* Layar berukuran 4.5-inci dengan teknologi AH-IPS beresolusi True HD (1280 x 720 piksel)
* Prosesor 1,5 GHz dual-core Snapdragon S3 (MSM8660)
* RAM 1 GB
* Kecepatan LTE hingga 75 Mbps
* Dimensi 132,9 x 67,9 x 10,5 mm, 123 g
* Fitur Direct Langsung WiFi, MHL, DLNA
* Kapasitas baterai 1830 mAh
* Kamera depan 1,3 Megapiksel
* Kamera belakang 8 megapiksel
Kecepatan clock speed pada chip yang digunakan popnsel LG ini lebih tinggi daripada CHip Exynos yang terdapat pada ponsel Galaxy S II, tetapi saya percaya Qualcomm Scorpion (Snapdragons) core yang sedikit lebih lemah dari Cortex A9 (pada kecepatan clock yang sama) yang didasarkan pada Exynos dan juga ARM Exynos ‘Mali GPU harus secara signifikan lebih cepat dari Qualcomm Adreno 220 GPU.
Penggunaan teknologi layar AH-IPS sepertinya sedikit lebih baru dibanding layar dengan teknologi Super AMOLED, namun kualitas gambar dari yang dihasilkan oleh AH-IPS dibanding Super AMOLED masih belum dapat kami bandingkan saat ini. Penggunaan layar ini juga menggunakan sumber daya dua kali lebih kecil dibanding dengan layar Super AMOLED.
FeedBerry
