Cobaan kembali menerpa RIM. Produsen yang berbasis di Kanada ini kembali harus menelan pil pahit. Setelah mengumumkan penundaan update untuk Playbook, saham RIM langsung anjlok sebesar 6%.
Sebagai tambahan informasi, Blackberry Playbook diluncurkan pertama kali secara serentak di Kanada dan Amerika Serikat pada bulan April lalu. Seharusnya, update OS playbook itu dilakukan 60 hari setelah peluncuran. Tapi ini tidak. Ini jelas memperkuat dugaan yang beredar saat ini, kalau RIM memang sedang mengalami kesulitan untuk menghadirkan BBM ke PlayBook.
Tabahkan hatimu, RIM. Tetap dalam perdjoeangan!
FeedBerry
