Adobe memang jumawa, melihat produknya kalah oleh Apple, mereka tak memaksakan kehendak. Dengan serta merta, mereka menutup layanan Flash untuk mobile.
Berikut ini 5 alasan yang diungkapkan oleh Lead developer relations Adobe, Mike Chambers, perihal ditutupnya Flash di perangkat mobile.
1. Popularitas Flash tak begitu mencolok di perangkat mobile. Mungkin itu pula lah yang menyebabkan Apple menolak mengadopsinya.
2. HTML 5 terus menyaingi Flash player di desktop.
3. Konten di mobile berbeda dengan konten-konten yang tersedia di desktop, sehingga Flash pun harus kembali gigit jari.
4. Ternyata mengembangkan plugin untuk mobile lebih banyak menyerap sumber daya dibanding dengan di desktop.
5. Intinya, Adobe ingin focus ke HTML5.
FeedBerry
