Inilah pernyataan RIM terhadap pemerintah Indonesia

Posted by on Dec 16th, 2011 and filed under Blackberry. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

RIM telah bekerja sama dengan pemerintah Indonesia, tetapi hingga saat ini masih belum mendapat pemberitahuan mengenai persyaratan spesifik di luar apa yang telah kami penuhi secara tertulis kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada tanggal 23 September 2011.

RIM terus mengkaji potensi investasi baru di Indonesia yang akan mendukung pertumbuhan pengembangan industri perangkat lunak di Indonesia dan kami berharap dapat memberikan rincian lebih lanjut di masa mendatang.

Pada tanggal 23 September, secara tertulis RIM memberitahukan Kominfo bahwa kami telah menindaklanjuti seluruh persyaratan yang diajukan pemerintah pada bulan Januari tahun ini. Pemberitahuan tersebut mencakup berikut ini:

  1. RIM telah membangun jaringan di lebih dari 50 BlackBerry Expert Centers di seluruh Indonesia (keterangan detail dapat diperoleh di http://id.blackberry.com/peaceofmind/location.jsp), yang dilengkapi dengan dukungan pelanggan yang unggul.
  2. RIM bekerja sama dengan lembaga penegak hukum di Indonesia dalam pemberian akses secara hukum sebagaimana ditetapkan oleh undang-undang.
  3. RIM telah menyelesaikan pembangunan aggregator jaringan regional. Banyak operator Indonesia sekarang telah terhubung, guna mengatasi kekhawatiran yang secara spesifik dinyatakan oleh Kominfo, yang diterapkan secara ketat khusus pada kecepatan arus data.
  4. RIM telah membangun sistem penyaringan konten, sesuai persyaratan yang telah diuraikan oleh pemerintah.

BlackBerry terus menyediakan komunikasi yang aman dan terpercaya bagi para penggunanya.

 [via RIM]

Leave a Reply

*


Performance Optimization WordPress Plugins by W3 EDGE
Log in / Feedberry.com

The names RIM and BlackBerry are registered Trademarks of Research in Motion Limited. feedberry.com is in No Way Affiliated with Research in Motion Limited.