Baru saja Research In Motion RIM menyelenggarakan perhelatan BlackBerry DevCon Asia 2011 yang diadakan di Singapura, ini adalah sebuah acara untuk para pengembang aplikasi BlackBerry dan juga para calon programmer yang ingin ikut mengembangkan aplikasi untuk perangkat smartphone atau juga tablet BlackBerry.
Bagi para peserta mungkin itu adalah sebuah moment yang sangat menarik, pasalnya RIM telah membagi-bagikan 1,000 buah PlayBook secara gratis kepada semua yang hadir di acara tersebut. Namun sayangnya, baru-baru ini kami mendapatkan berita yang kurang enak di dengar, pasalnyasaham RIM baru saja anjlok. Darisumber informasi yang kami dapat, saat ini RIM harus menderita kerugian sebesar US$ 485 juta atau sekitar Rp. 4,3 triliun, apa penyebabnya?
Ada banyak spekulasi yang mengatakan penyebab anjloknya saham perusahaan yang berbasis di Kanada ini, salah satunya adalah menurunnya minat pengguna terhadap perangkat BlackBerry secara global. Walaupun di Indonesia saat ini perangkat BlackBerry masih menjadi primadona namun itu tidak sama untuk beberapa negara lain, selain itu RIM juga dikabarkan terlalu banyak dalam menyediakan pasokan BlackBerry PlayBook sehingga hingga saat ini masih banyak stok BlackBerry PlayBook di gudang mereka.
Namun kami yakin bahwa RIM bisa kembali bangkit dari keterpurukkannya, terlebih ketika BlackBerry 10 diluncurkan nantinya. Bagaimana menurut Anda?
FeedBerry
